This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Agustus 2015

Peripheral – Peripheral Jaringan Pada Komputer Terapan

Peripheral – Peripheral Jaringan Pada Komputer Terapan

1.      UART (UNIVERSAL ASINCRHOUNUS RECIVIER TRANSMITER)

UART atau Universal Asynchronous Receiver-Transmitter adalah bagian perangkat keras komputer yang menerjemahkan antara bit-bit paralel data dan bit-bit serial. UART biasanya berupa sirkuit terintegrasi yang digunakan untuk komunikasi serial pada komputer atau port serial perangkat periperal. UART sekarang ini termasuk di dalam beberapa mikrokontroler (contohnya, PIC16F628).
UART atau Universal Asynchronous Receiver Transmitter adalah protokol komunikasi yang umum digunakan dalam pengiriman data serial antara device satu dengan yang lainnya. Sebagai contoh komunikasi antara sesama mikrokontroler atau mikrokontroler ke PC. Dalam pengiriman data, clock antara pengirim dan penerima harus sama karena paket data dikirim tiap bit mengandalkan clock tersebut. Inilah salah satu keuntungan model asynchronous dalam pengiriman data karena dengan hanya satu kabel transmisi maka data dapat dikirimkan. Berbeda dengan model synchronous yang terdapat pada protokol SPI (Serial Peripheral Interface) dan I2C (Inter-Integrated Circuit) karena protokol membutuhkan minimal dua kabel dalam transmisi data, yaitu transmisi clock dan data. Namun kelemahan model asynchronous adalah dalam hal kecepatannya dan jarak transmisi. Karena semakin cepat dan jauhnya jarak transmisi membuat paket-paket bit data menjadi terdistorsi sehingga data yang dikirim atau diterima bisa mengalami error.

2.      USART (UNIVERSAL SYNCHRONOUS-ASYNCHRONOUS RECEIVER/TRANSMITTER)
USART merupakan komunikasi yang memiliki fleksibilitas tinggi, yang dapat digunakan untuk melakukan transfer data baik antar mikrokontroler maupun dengan modul-modul eksternal termasuk PC yang memiliki fitur UART.
USART memungkinkan transmisi data baik secara syncrhronous maupun asyncrhronous, sehingga dengan memiliki USART pasti kompatibel dengan UART. Pada ATmega8535, secara umum pengaturan mode syncrhronous maupun asyncrhronous adalah sama. Perbedaannya hanyalah terletak pada sumber clock saja. Jika pada mode asyncrhronous masing-masing peripheral memiliki sumber clock sendiri, maka pada mode syncrhronous hanya ada satu sumber clock yang digunakan secara bersama-sama. Dengan demikian, secara hardware untuk mode asyncrhronous hanya membutuhkan 2 pin yaitu TXD dan RXD, sedangkan untuk mode syncrhronousharus 3 pin yaitu TXD, RXD dan XCK.

3.      SERIAL PERIPHERAL INTERFACE (SPI)

Serial Peripheral Interface (SPI) adalah protokol data serial sinkron digunakan oleh mikrokontroler untuk berkomunikasi dengan satu atau lebih perangkat periferal cepat jarak pendek. Hal ini juga dapat digunakan untuk komunikasi antara dua mikrokontroler. Dengan koneksi SPI selalu ada perangkat satu master (biasanya mikrokontroler) yang mengontrol perangkat periferal.
Serial Peripheral Interface ( SPI ) merupakan salah satu mode komunikasi serial synchrounous kecepatan tinggi yang dimiliki oleh Atmega 328. Komunikasi SPI membutuhkan 3 jalur yaitu MOSI, MISO, dan SCK. Melalui komunikasi ini data dapat saling dikirimkan baik antara mikrokontroller maupun antara mikrokontroller dengan peripheral lain di luar mikrokontroller.
Penjelasan 3 jalur utama dari SPI adalah sebagai berikut :
·         MOSI    : Master Output Slave Input Artinya jika dikonfigurasi sebagai master maka pin MOSI sebagai output tetapi jika dikonfigurasi sebagai slave maka pin MOSI sebagai input.
·         MISO    : Master Input Slave Output Artinya jika dikonfigurasi sebagai master maka pin MISO sebagai input tetapi jika dikonfigurasi sebagai slave maka pin MISO sebagai output.
·         CLK      : Clock Jika dikonfigurasi sebagai master maka pin CLK berlaku sebagai output  tetapi  jika dikonfigurasi  sebagai  slave  maka  pin  CLK berlaku sebagai input.
Untuk mengatur mode kerja komunikasi SPI ini dilakukan dengan menggunakan register SPCR (SPI Control Register), SPSR (SPI Status Register) dan SPDR (SPI Data Register).



4. SERIAL COMMUNICATION INTERFACE (SCI)
Sebuah komunikasi serial interface (SCI) adalah perangkat yang memungkinkan seri(satu bit pada satu waktu) pertukaran data antara mikroprosesor dan peripheral seperti printer, drive eksternal, scanner, atau tikus.  SCI adalah komunikasi dimana pengiriman data dilakukan per bit, sehingga lebih lambat dibandingkan komunikasi parallel seperti pada port printer yang mampu mengirim 8 bit sekaligus dalam sekali detak.
Dalam hal ini, mirip dengan perangkat antarmuka serial ( SPI). Tapi di samping itu, SCI memungkinkan komunikasi serial dengan mikroprosesor lain atau dengan jaringan eksternal. Istilah SCI diciptakan oleh Motorola di tahun 1970-an. Dalam beberapa aplikasi itu dikenal sebagai universal asynchronous receiver / transmitter ( UART).

5. ADC ( ANALOG TO DIGITAL CONVERTER)
Analog To Digital Converter (ADC adalah perangkat yang digunakan untuk mengkonversi sinyal masukan dalam bentuk analog (tegangan, arus, muatan electrik) menjadi sinyal keluaran dalam bentuk digital. Fungsi dari ADC adalah untuk mengubah data analog menjadi data digital yang nantinya akan masuk ke suatu komponen digital yaitu mikrokontroller AT89S51.
ADC (Analog to Digital Converter) memiliki 2 karakter prinsip, yaitu kecepatan sampling dan resolusi. Kecepatan sampling suatu ADC menyatakan seberapa sering sinyal analog dikonversikan ke bentuk sinyal digital pada selang waktu tertentu. Kecepatan sampling biasanya dinyatakan dalam sample per second (SPS). Pengaruh Kecepatan Sampling ADC Resolusi ADC menentukan ketelitian nilai hasil konversi ADC.



6. DAC ( DIGITAL TO ANALOG CONVERTER)
DAC adalah perangkat untuk mengkonversi sinyal masukan dalam bentuk digital menjadi sinyal keluaran dalam bentuk analog (tegangan, arus, muatan electrik). Tegangan keluaran yang dihasilkan DAC sebanding dengan nilai digital yang masuk ke dalam DAC. Sebuah konverter analog-ke-digital (ADC) melakukan operasi mundur. Sinyal mudah disimpan dan ditransmisikan dalam bentuk digital, tapi DAC diperlukan untuk sinyal untuk diakui oleh indera manusia atau non-sistem digital. Fungsi DAC adalah pengubah data digital yang masih berbentuk biner seperti data yang ada pada CD menjadi data analog . berikut adalah tahapan data digital menjadi analog. fisik CD dibaca Data digital CD DAC Buffer Line out.
Sebuah DAC menerima informasi digital dan mentransformasikannya ke dalam bentuk suatu tegangan analog. Informasi digital adalah dalam bentuk angka biner dengan jumlah digit yang pasti. Konverter D/A dapat mengonversi sebuah word digital ke dalam sebuah tegangan analog dengan memberikan skala output analog berharga nol ketika semua bit adalah nol dan sejumlah nilai maksimum ketika semua bit adalah satu.Angka biner sebagai angka pecahan. Aplikasi DAC banyak digunakan sebagai rangkaian pengendali (driver) yang membutuhkan input analog seperti motor AC maupun DC, tingkat kecerahan pada lampu, Pemanas (Heater) dan sebagainya. Umumnya DAC digunakan untuk mengendalikan peralatan computer. Untuk aplikasi modern hampir semua DAC berupa rangkaian terintegrasi (IC), yang diperlihatkan sebagai kotak hitam memiliki karakteristik input dan output tertentu.

a.      UART atau Universal Asynchronous Receiver-Transmitter
UART adalah komponen yang menerjemahkan antara data bit pada paralel data dan bit-bit serial. UART biasanya berupa sirkuit terintegrasi yang digunakan untuk komunikasi serial pada komputer atau port serial perangkat periperal. Yang mana UART adalah protokol komunikasi yang umum digunakan dalam pengiriman data serial antara device satu dengan yang lainnya. Sebagai contoh komunikasi antara sesama mikrokontroler atau mikrokontroler ke PC.

b.       USART
Sebuah komunikasi dengan fleksibelitas tinggi yang dapat digunakan untuk melakukan transfer data baik antar mikrokontroler maupun dengan modul-modul eksternal termasuk PC yang memiliki fitur UART.
USART dapat menjalankan transmisi data baik secara syncrhronous maupun asyncrhronous, sehingga dengan memiliki USART pasti kompatibel dengan UART.

c.       Serial Peripheral Interface (SPI)
SPI adalah protokol data serial sinkron digunakan oleh mikrokontroler untuk berkomunikasi dengan satu atau lebih perangkat periferal cepat jarak pendek.
Komunikasi SPI membutuhkan 3 jalur yaitu MOSI, MISO, dan SCK. Melalui komunikasi ini data dapat saling dikirimkan baik antara mikrokontroller maupun antara mikrokontroller dengan peripheral lain di luar mikrokontroller.

d.      Sebuah komunikasi serial interface (SCI)
SCI adalah perangkat yang memungkinkan seri pertukaran data pada mikroprosesor dan peripheral seperti sprinter dan mouse. Komunikasi pengiriman data hanya dilakukan per bit, sehingga lebih lambat dibandingkan komunikasi parallel seperti pada port printer yang mampu mengirim 8 bit sekaligus dalam sekali detak.

e.       Analog To Digital Converter (ADC)
Digunakan untuk mengkonversi sinyal analog menjadi digital yang nantinya akan masuk ke suatu komponen digital (mikrokontroller AT89S51). ADC (Analog to Digital Converter) memiliki 2 karakter prinsip, yaitu kecepatan sampling dan resolusi. Kecepatan sampling suatu ADC menyatakan seberapa sering sinyal analog dikonversikan ke bentuk sinyal digital pada selang waktu tertentu. Kecepatan sampling biasanya dinyatakan dalam sample per second (SPS).
f.       Digital Analog Converter(DAC)

DAC adalah perangkat yang mengkonversi sinyal digital menjadi sinyal analog . Tegangan keluaran yang dihasilkan DAC sebanding dengan nilai digital yang masuk ke dalam DAC.Sebuah konverter analog-ke-digital (ADC) melakukan operasi mundur. Fungsi DAC adalah pengubah data digital yang masih berbentuk biner seperti data yang ada pada CD menjadi data analog .Sebuah DAC menerima informasi digital dan mentransformasikannya ke dalam bentuk suatu tegangan analog. Informasi digital adalah dalam bentuk angka biner dengan jumlah digit yang pasti.

Minggu, 09 November 2014

Cara Mengirim File Lewat Bluetooh (AXIOO)

Cara Mengirim File Lewat Bluetooth
Disusun Oleh :
ü Dendy Firmansyah (08)
ü M Rizal Ramli (25)
ü M Rafanda Fadiar (28)
ü Nuratim Pamungkas (30)
ü Rico Agung Cris B (33)

Alat – Alat yang digunakan:
1.     Handphone
2.     Laptop / PC
3.     Aplikasi Bluetooth
4.     File yang dikirim

Langkah – Langkah

11. Hidupkan Bluetooth dengan tombol keyboard Fn+F12 (sesuai dengan laptop anda) .
Cek perangkat Bluetooth pada Laptop / PC anda terlebih dahulu dengan cara
Explorer – Komputer – Klik Kanan – Properties – Device Manager – Bluetooth
Dan pastikan tidak ada tanda Seru berwarna kuning.


12.  Setelah di cek, lihat pada icon

13.   Klik add device – pilih perangkat bluetooth yang di inginkan – next - next


14.     Klik kanan Icon Bluetooth – Send a File


15.     Pilih Perangkat Bluetooth yang ingin di tuju - next


16.     Pilih File yang akan di kirim
Klik Browser – pilih file – open – next



7.     Jika file sudah terkirim, maka akan ada pemberitahuan seperti gambar di bawah.















Cara Membuat Jaringan Peer to Peer

Assalamualaikum Wr. Wb
      Hari ini saya akan memposting tentang cara pembuatan WAN yang sederhana menggunakan Windows 7. Windows 8 juga bisa tetapi terkadang gagal, sementara untuk Windows XP terlalu susah tetapi bisa digunakan. Untuk cara mengirim File maupun data akan menyusul postingannya karena saya belum bisa.

Jaringan Peer to Peer




Alat yang digunakan :
1.     Laptop / PC
2.     Aplikasi Network yang sudah tersedia
Langkah – langkah :
1.     Buka Open Network  and Sharing Center


2. Buka Set up a new connection or network



3. Klik Set up a wireless ad hoc (computer-computer) network – next

4. Next

5. 1.     Masukkan nama network – Security type diisi No authentication(Open) - next
              Save Network boleh di centang ataupun tidak terserah, jika di centang maka akan          muncul kembali Network yang kita buat.


6. Setelah itu akan muncul pemberitahuan seperti gambar di bawah - close


7. Cek network yang sudah kita buat dengan klik Icon Network




8.  Jika sudah muncul WAN pun berhasil dibuat !!!

LAN, MAN, WAN, PAN

       Assalamualaikum Wr. Wb, pada hari ini, bulan ini tahun ini, saya akan membahas tentang Jenis Jaringan Komputer, karena ini adalah tugas yang diberikan oleh guru, saya memposting ini dengan beberapa sumber Modul yang saya miliki ketika SMP.

      Jenis jaringan komputer berdasarkan jarak jangkau dan pertimbangan peralatan maupun fasilitas baik internal maupun publik secara umum dibagi menjadi 3 jenis, antara lain :
  1. LAN (Local Area Network)
  2. WAN (Wide Area Network)
  3. MAN (Metropolitan Area Network)

  • LAN (Local Area Network)
               LAN (Local Area Network) adalah jaringan komputer yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung atau di sekolah dan biasanya jaraknya kurang dari 1 KM. LAN ini kebanyakan dihubungkan dengan media kabel.
http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Red_LAN.gif
  • WAN (Wide Area Network)
                 Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar yang lingkupnya masih dalam satu area atau distrik.

http://www.excellgroup.com/portfolio/data/wan.aspx

  • MAN (Metropolitan Area Network)
                Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dengan batas lingkup diluar area atau distrik. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang terletak antar kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum.
http://networkingdinamic.blogspot.com/

  • PAN (Personal Area Network)
                 PAN (Personal Area Network) adalah jaringan komputer untuk berkomunikasi ke berbagai perangkat pribadi komputer, ponsel, telephon. PAN hanya mampu menjangkau beberapa meter saja, tetapi bisa menjangkau lebih luas lagi jika memanfaatkan jaringan global.
http://networkingdinamic.blogspot.com/

Selasa, 21 Oktober 2014

Flowchart

7 LAPISAN OSI LAYER (PENGERTIAN, FUNGSI, CONTOH, PROTOCOL, NETWORK COMPONENT)


OSI
OSI adalah sinkatan dari Model Open Systems Interconnection, OSI diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) pada tahun 1977 di Eropa yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.
Dalam arsitektur jaringan komputer, terdapat Lapisan - lapisan (Layer) yang memiliki tugas spesifik serta memiliki protokol tersendiri. Serta dalam mendesain suatu jaringan kita harus memperhatikan arsitektur standar yang telah dibuat oleh sebuah badan dunia (ISO).
ISO (International Standard Organization) telah mengeluarkan suatu standard untuk arsitektur jaringan komputer yang dikenal dengan nama Open System Interconnection (OSI).
Ø  Manfaat dari OSI Layer
1.      Membuat peralatan Vendor (Distributor) yang berbeda dapat saling bekerja sama.
2.      Membuat standarisasi yang dapat di pakai Vendor untuk mengurangi kerumitan
3.      Standarisasi interfaces
4.      Modular engineering
5.      Kerjasama dan komunikasi teknologi yang berbeda
6.      Memudahkan pelatihan network

ü  Dibawah ini adalah kutipan  dari 7 Lapisan OSI Layer :

1.      Layer Physical
Layer Physical adalah layer pertama atau layer bawah pada model referensi OSI Layer. Pada Layer Physical ini data diterima dari Layer Data Link berupa Frame dan diubah menjadi Bitstream yang akan dikirim ketujuan berupa sinyal melalui media komunikasi. Pada penerima, Layer Physical ini akan mengubah sinyal dari pengirim menjadi Bite dan sebelum dikirim ke Layer Data Link, Bite diubah menjadi Byte.
v  Fungsi :
1.      Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem.
2.      Memindahkan bit antar devices.

·         Contoh dari Layer Physical :
1.      HUB

Ø  Network Components
1.      Repeater
2.      Multiplexer
3.      HUB (Passive and Active)
4.      TDR
5.      Oscilloscope
6.      Amplifier

§  Protocols
1.      IEEE 802 (Ethernet standard)
2.      IEEE 802.2 (Ethernet standard)
3.      ISO 2110
4.      ISDN

2.      Layer Data Link
Layer Data Link adalah Layer kedua pada model referensi OSI Layer. Pada Layer ini data diterima dari Layer Network berupa Paket yang kemudian diubah menjadi Frame, dengan memberikan Layer-2 Header dan kemudian dikirim ke Phisycal Layer untuk diteruskan ke penerima. Pada penerima, layer ini mengubah Byte menjadi Frame, frame Header akan dilepas (dekapsulasi), kemudian dikirim ke network layer menjadi Paket.


v  Fungsi
1.      Mengkomuninasikan bit ke bytes dan byte ke frame.
2.      Menerima perangkat media berupa MAC Addressing.
3.      Deteksi error dan recovery error.
4.      Menyediakan transmisi fisik dari data.
5.      Menangani notifikasi error, topologi jaringan, flow control.
6.      Memastikan pesan-pesan akan terkirim melalui alat yang sesuai di LAN menggunakan hardware address (MAC).
7.      Jika ada frame dari hardware address yang tidak tercatat di filter tablenya maka akan melakukan broadcast ke semua segmennya & akan mengupdate filter tablenya.

Ø  Contoh dari Data Link
1.      NIC / LAN Card
2.      Network components
3.      Bridge
4.      Switch
5.      ISDN Router
6.      Intelligent HUB
7.      NIC
8.      Advanced Cable Tester

Ø  Network Components
1.      Bridge
2.      Switch
3.      ISDN Router
4.      Intelligent HUB
5.      NIC
6.      Advanced Cable Tester

§  Protocols
1.      802.3 CSMA/CD (Ethernet)
2.      802.4 Token Bus (ARCnet)
3.      802.5 Token Ring
4.      802.12 Demand Priority

3.      Layer Network
Layer Network merupakan layer ketiga pada model referensi OSI layer. Layer ini berfungsi mengantarkan paket ke tujuan yang dikenal dengan Routing. Layer ini mengontrol paket yang akan dikirim ke data link layer dengan cara mencari route yang paling murah dan cepat.
v  Fungsi
1.      Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan.

Ø  Contoh dari Layer Network
1.      Router
2.      Network components
3.      Brouter
4.      Router
5.      Frame Relay Device
6.      ATM Switch
7.      Advanced Cable Tester

ü  Network Components
1.      Brouter
2.      Router
3.      Frame Relay Device
4.      ATM Switch
5.      Advanced Cable Tester

§  Protocols:
1.      IP
2.      ARP
3.      RARP
4.      ICMP
5.      RIP
6.      OSFP
7.      IGMP
8.      IPX
9.      NWLink
10.  NetBEUI
11.  OSI
12.  DDP
13.  DECnet

4.      Layer Transport
Transport Layer merupakan layer keempat pada model referensi OSI layer. Layer ini mampu memberikan layanan berupa Multiduplexing dan Demultiduplexing, sehingga pada layer ini memungkinkan sebuah host dapat melayani lebih dari satu proses.

v  Fungsi
1.      Melakukan segmentasi dan menyatukan kembali data yang tersegmentasi (reassembling) dari upper layer menjadi sebuah arus data yang sama.
2.      Menyediakan layanan tranportasi data dari ujung ke ujung.
3.      Membuat sebuah koneksi logikal antara host pengirim dan tujuan pada sebuah internetwork
4.      Bertanggung jawab menyediakan mekanismemultiplexing.
5.      Multiplexing = teknik untuk mengirimkan danmenerima beberapa jenis data yang berbeda sekaligus pada saat yang bersamaan melaluisebuah media network saja.

Ø  Contoh dari Layer Transport
1.      Router

ü  Network components
1.      Gateway
2.      Advanced Cable Tester
3.      Brouter
§  Protocols
1.      TCP
2.      ARP
3.      RARP
4.      SPX
5.      NWLink
6.      NetBIOS / NetBEUI
7.      ATP

5. Layer Session
Layer Session merupakan layer kelima pada model referensi OSI layer. Lapisan ini membuka, merawat, mengendalikan dan melakukan hubungan antar simpul. Pada layer ini data di transfer dengan jernih dan terkait antara satu dengan yang lain, tetapi kualitas data tersebut akan mengalami delay, through-put. Hal tersebut dimaksudkan untuk menjaga mutu dari fungsi-funsi transport.
Ø  Fungsi
1.      Bertanggung jawab untuk membentuk, mengelola, dan memutuskan session-session antar-layer diatasnya.
2.      Kontrol dialog antar peralatan / node.
3.      Koordinasi antar sistem-sistem dan menentukan tipe komunikasinya (simplex, half dulplex, full duplex).
4.      Menjaga terpisahnya data dari banyak aplikasi yang menggunakan jaringan.

ü  Network components
1.      Gateway

*      Protocols
1.      NetBIOS
2.      Names Pipes
3.      Mail Slots
4.      RPC

6. Layer Presentation
Sari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal yaitu translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani oleh layer ini.
*      Fungsi
1.      Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi.
ü  Contoh dari Pressentation layer
1.      Gateway
·         Network components
1.      Gateway
2.      Redirector
3.      Protocols
§  Protocol
1.      Virtual Terminal Protokol (VTP)

7.      Layer Application
Layer Application adalah yang paling ‘cerdas’, gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka (baca bagian berikutnya untuk informasi yang lebih jelas tentang kedua hal tersebut). Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer Application.
Ø  Fungsi
1.      Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya.
2.      Interface antara jaringan dan s/w aplikasi.
*      Contoh dari Application layer
1.      Gateway
v  Network components
1.      Gateway
ü  Protocols
1.      DNS
2.      FTP
3.      TFTP
4.      BOOTP
5.      SNMP
6.      RLOGIN
7.      SMTP
8.      MIME
9.      NFS
10.  FINGER
11.  TELNET
12.  NCP
13.  APPC
14.  AFP

15.  SMB